CEO Mark Zuckerberg menjelaskan bagaimana Silicon Valley sedang melakukan penelitian sebuah ‘otak-antarmuka komputer’ di sebuah interview dengan Havard , menurut Wired.
Dalam waktu dekat, system ini akan memperkenankan user untuk berinteraksi dengan Raelitas Tertambah atau AR(Augmented Reality) hanya menggunakan otak mereka, tidak menggunakan keyboard,layar sentuh, ataupun gerakan tangan.
Konsep yang dibayangkan oleh Mark Zuckerberg akan memperkenan kan pengguna untuk menjelajah menu, memindahkan objek di sebuah ruangan AR atau mengetik kata-kata dengan otaknya.
Pengguna akan memakai perangkat yang mirip dengan topi mandi diatas kepalanya yang mampu mengambil aliran darah, aktivitas otak dan pikiran, jelas Wired.
Teknologi ini terbantu oleh fakta bahwa peneliti sudah dapat mendeteksi ketika pengguna sedang memikirkan sesuatu khususnya dengan melihat aktivitas syaraf mereka.
Alat Pembaca pikiran ini akan membuat sangat mudah untuk manusia berinteraksi dengan teknologi, kata Zuckerberg.
“Bagaimana cara ponsel kita bekerja hari ini, dan semua system computer, terorganisir di sekitar aplikasi dan tugas pada dasarnya bukan cara otak ita beerja dan bagaimana kita mendekati dunia. Zuckerberg menjelaskan pd Zittrain”, menurut Wired
‘Itulah salah satu alasan kenapa saya sangat tertarik dan bersemangat terutama tentang hal-hal seperti Augmented Reality, karena itu akan memberikan sebuah platform yang sebenarnya saya piker adalah bagaimana kita berpikir tentang suatu hal. ’
(Andrew Cheetam, March 2019. Mark Zuckerberg wants to build a 'brain-computer interface' that can read your THOUGHTS)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar