Indikasi : hipertensi dan gagal jantung, nefropati diabetic, mencegah komplikasi setelah heart attack
Dosis
: dosis awal 25mg, 2-3x sehari 1jam sebelum makan
Dosis lanjutan. 25-150mg, 2-3xsehari 1jam sebelum makan.
Untuk gagal jantung . awal : 25mg 3x sehari
Untuk hipertensi : 25mg, 2-3x sehari
Dosis lanjutan. 25-150mg, 2-3xsehari 1jam sebelum makan.
Untuk gagal jantung . awal : 25mg 3x sehari
Untuk hipertensi : 25mg, 2-3x sehari
Efek samping :
- Batuk
- Kehilangan nafsu makan dan indera perasa
- Pusing , kantuk
- Gangguan tidur
- Mulut kering
- Konstipasi atau diare
- Rambut rontok
- Takikardia
Interaksi obat :
- Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAIDs); dapat menurunkan keefektifan captopril dan meningkatkan risiko kerusakan ginjal.
- Dextran sulfate, diuretik, atau nitrat; meningkatkan risiko hipotensi (tekanan darah rendah).
- Everolimus atau sirolimus; berpotensi meningkatkan risiko angioedema.
- Aliskiren atau angiotensin II receptor blockers; berisiko meningkatkan potensi efek samping, seperti gangguan ginjal, hiperkalemia (kadar kalium berlebih dalam darah), serta hipotensi.
- Eplerenone, diuretik hemat kalium, suplemen kalium, atau trimethoprim; dapat meningkatkan risiko hiperkalemia.
- Obat-obatan yang mengandung emas; bisa meningkatkan risiko hipotensi, mual, muntah, dan flushing (sensasi hangat, kulit memerah, serta geli).
- Insulin atau obat diabetes lain; berpotensi menyebabkan hipoglikemia (kadar gula darah yang rendah).
- Lithium atau thiopurine; efek sampingnya meningkat akibat captopril

Tidak ada komentar:
Posting Komentar